INTERNALISASI DAN KICK OFF SP2020 BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN MAPPI

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Mappi, Geressida Sihombing, S.E.,M.Si.

MAPPI-(31/08/2020) Badan Pusat Statistik Kabupaten Mappi mengadakan kegiatan Internalisasi Dan Kick Off Sensus Penduduk 2020 yang bertempat di gedung pertemuan Kantor BPS Kabupaten Mappi Jalan Km. 04 Kepi, Mappi. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk menyaksikan secara virtual and live streaming dimulainya pelaksanaan Sensus Penduduk September 2020 sekaligus penyematan peralatan petugas dalam pelaksanaan di lapangan. Turut hadir dalam acara tersebut Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Mappi, Kepala BPS Kabupaten Mappi, Danramil 1707-07/Kepi, para kepala OPD, serta petugas sensus SP2020.

Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, Dr. Suhariyanto secara resmi melakukan Kick Off Sensus Penduduk September 2020. Acara yang diselenggarakan secara daring tersebut dilakukan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Mappi. Dalam sambutan, Suhariyanto mengatakan, “Acara Kick Off Sensus Penduduk 2020 ini membuktikan bahwa semangat kita semua untuk menyukseskan sensus penduduk tahun 2020 tidak akan pernah surut oleh pandemi covid-19. Di tengah berbagai kesulitan dan kendala yang kita hadapi, kita harus tetap optimis di masa adaptasi yang baru ini dan kita harus yakin bahwa semua kegiatan tetap bisa kita jalankan dengan lancar“, ujar orang nomor satu di BPS. Menurut Suhariyanto, Kick Off SP2020 September ini membuktikan kesiapan dan keseriusan BPS dan seluruh jajarannya di Indonesia untuk melakukan tugas besar bangsa melakukan sensus penduduk. Mulai 1 September hingga 30 September 2020, petugas SP2020 akan berkunjung dari rumah ke rumah melakukan sensus penduduk secara langsung untuk melengkapi SP2020 secara online  pada Februari-Mei 2020 silam.

Pada kesempatan yang sama, Geressida Sihombing, S.E.,M.Si. selaku Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Mappi menjelaskan, “Sensus penduduk ini adalah sensus penduduk yang ke-7 yang dilaksanakan di Indonesia dengan dasar hukum pelaksanaan SP2020 adalah sebagai berikut: 1. UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik 2. PP No. 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik 3. World Population and Housing Programme (UN Recommendation) yang menyebutkan bahwa setiap negara harus melakukan sensus penduduk minimal 10 tahun sekali 4. Perpres No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia 5. Perpres No. 62 Tahun 2019 tentang Strategi Nasional Percepatan Administrasi Kependudukan untuk Pengembangan Statistik Hayati. Perlu kita ketahui tujuan diadakan SP2020 ini adalah menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk Indonesia menuju Satu Data Kependudukan Indonesia. Dalam hal ini metode sensus yang direkomendasikan oleh PBB ada metode tradisional, metode kombinasi, serta metode berbasis registrasi. Namun yang kami akan laksanakan di Kabupaten Mappi adalah metode kombinasi yang menggunakan data registrasi yang relevan dengan sensus yang kemudian dilengkapi dengan sample survei.”

Ditambahnya, “Dalam hal ini pencapaian untuk sensus online di Kabupaten Mappi sangat luar biasa karena di atas 100%. Saya berterimakasih kepada penduduk Kabupaten Mappi khususnya di kota Kepi yang sudah berpartisipasi aktif untuk kegiatan Sensus Penduduk 2020 online. Untuk hal ini kami mohon untuk masyarakat di Kabupaten Mappi di jajaran distrik hingga kampung agar menerima petugas sensus, karena mulai tanggal 1 sampai 30 September 2020 mereka akan ada di lapangan untuk mencatat kita semuanya. Saya mohon untuk semua lapisan masyarakat untuk mau menerima petugas kami supaya seluruh anggota keluarga bisa tercatat secara keseluruhan”, tegas Geressida mengakhiri wawancara singkat dengan jurnalis portal.mappikab.go.id.

PENGURUS KESEJAHTERAAN MASJID NURUL HUDA KEPI GELAR SANTUNAN ANAK YATIM

Pengurus Kesejahteraan Masjid Nurul Huda (PKM) Kepi mengadakan kegiatan Santunan Anak Yatim

MAPPI – Untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai ajaran Islam dan kepedulian sesama khususnya untuk anak yatim, Pengurus Kesejahteraan Masjid Nurul Huda (PKM) Kepi, Sabtu 29 Agustus 2020 mengadakan kegiatan Santunan Anak Yatim dalam rangka memperingati 10 Muharam 1442 Hijriah.

Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Nurul Huda Jl. Telkomsel Kepi, dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Mappi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mappi, para Kepala OPD, perwakilan pengurus PKM dan umat Islam yang ada di kepi. Kegiatan dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, sehingga panitia menerapkan protokol kesehatan yang mewajibkan undangan mengenakan masker.

Ketua Panitia Santunan Anak Yatim, Adnan Budiman, S.STP. mengatakan kegiatan Santunan Anak Yatim kali ini mengambil tema “Sempurnakan Ibadahmu Dengan Sedekah, Raih Bahagiamu Melalui Anak Yatim”. Lebih lanjut dijelaskan, sumber dana santunan anak yatim berasal dari umat yakni terdiri, yang ke-1 unsur OPD, TNI dan Polri serta DPRD, yang ke-2 dari unsur kemasyarakatan, profesi dan keagamaan dan yang ke-3 dari majelis taklim dan dunia usaha. Adapun jumlah donasi yang terkumpul sampai dengan saat ini adalah sebesar Rp. 97.357.000 (sembilan puluh tujuh juta tigaratus limapuluh tujuh ribu rupiah).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mappi Yohanes Kristotomus Dhendi, S.Pd.K. dalam sambutannya mengatakan, dengan tema ini saya mengandaikan bahwa ibadah kita kan menjadi sempurna apabila kita bisa memberikan sedekah dan kebahagiaan akan kita raih kalau kita bisa memberi perhatian kepada anak yatim. 

“Maka sangat berbahagialah bagi kita yang pada kesempatan ini bisa hadir dalam acara yang luar biasa yang merupakan satu rangkaian dalam peringatan Tahun Baru Hijriah dimana sebagian umat dengan sukarela membagikan sebagian rezeki miliknya untuk menjadi rezeki juga bagi anak yatim”, ungkapnya. 

Santunan ini dilaksanakan setiap tanggal 10 Muharam itu, berarti kita baru menjalani 10 hari dalam memasuki Tahun Baru Hijriah mungkin belum banyak hal yang kita lakukan. Aspek penting bagi kita memberikan bantuan atau perhatian kepada anak yatim menjadi tempat yang pertama yang perlu diperhatikan sebelum kita melanjutkan tugas kita lainnya.

Sebagai Kepala Kantor Agama, saya terus menghimbau kepada Umat Islam sekalian supaya kehadiran kita di kabupaten ini tetap memberi warna tersendiri, memberikan makna yang positif, kita membangun kebersamaan membina dan menciptakan kerukunan internal umat beragama, kerukunan antar umat beragama dan kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah.

Di tempat yang sama, I Gusti Made Andrawan, S.Sos. mengatakan kegiatan ini dilaksanakan karena Umat Islam yang ada di Kabupaten Mappi begitu cinta dan bangga kepada junjungan Nabi Muhammad SAW sebagai tokoh paling revolusioner dan berpengaruh yang kesehariannya begitu dekat dengan anak yatim dan golongan orang yang tidak mampu. Acara yang kita laksanakan kali ini mengusung tema “Sempurnakan Ibadahmu Dengan Sedekah, Raih Bahagiamu Melalui Anak Yatim”. Dari tema tersebut mengandung makna intisari dan ajaran Islam yang mana kita tidak hanya dianjurkan dekat dengan sang pencipta tetapi kita juga dianjurkan untuk menjaga keseimbangan dan membangun hubungan baik dengan sesama terlebih anak yatim.

Lebih lanjut Asisten I menjelaskan kegiatan ini juga membantu tercapainya visi Kabupaten Mappi yaitu terwujudnya masyarakat Mappi yang lebih religius, mandiri, bermartabat, adil dan makmur. 

“Untuk itu atas nama pemerintah Daerah saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Umat Islam yang sudah berinisiatif dan menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan. Mewakili pimpinan daerah, saya berharap agenda tahunan ini agar dapat terus dikembangkan. Mari kita memberikan dukungan karena manfaatnya akan memberikan dampak yang positif bagi daerah ini, dan semoga santunan yang diberikan dapat digunakan sebaik baiknya sesuai dengan kebutuhan”, ujarnya mengakhiri sambutan.

DANDIM 1707/MERAUKE TINJAU KARYA BAKTI DI KAMPUNG MEDA DISTRIK ASSUE

Foto bersama Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. dan masyarakat Kampung Meda

MAPPI – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1707/Merauke bersama rombongan tiba di Bandar Udara Kepi pada Senin siang (24/08/2020) dan disambut Asisten I Bidang Pemerintahan, I Gusti Made Andrawan, S.Sos. Turut serta dalam rombongan, Kepala Seksi Teritorial Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Herman Purba dan Komandan Koramil 1707-07/Obaa Kapten Inf Rajab Lahamini.

Kedatangan tersebut dalam rangka pengecekan kegiatan karya bakti di Kampung Meda, Distrik Assue. Karya Bakti di Kabupaten Mappi ini atas permintaan Pemerintah Daerah Kabupaten Mappi, yakni membangun 20 unit rumah semi permanen di Kampung Meda.

Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. mengatakan bahwa tujuan kedatangan kami bersama rombongan atas izin Bupati Mappi, yakni ingin melihat langsung di lapangan dan memastikan bahwa laporan yang dikirim oleh teman-teman yang bekerja di Kampung Meda benar adanya.

“Kami berencana berangkat ke Kampung Meda menggunakan speedboat, sekaligus ingin melihat Koramil Senggo yang ada di Kampung Meda”, ungkap Dandim 1707/Merauke.

Lebih lanjut, Dandim juga ingin mengajak masyarakat yang ada di Kampung Meda untuk bersama-sama menjaga kedisiplinan, kebersihan, meningkatkan taraf hidup dengan bercocok tanam. Selain sasaran fisik, ada juga sasaran nonfisik yang dikerjakan di Kampung Meda.

Kegiatan karya bakti merupakan wujud cinta TNI kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan ini merupakan skala besar TNI AD dimana merupakan program terpadu lintas sektoral yang dilaksanakan secara rutin di wilayah-wilayah terpilih. (Sumber: https://analisadaily.com/berita/arsip/ 2014/8/28/58894/karya-bakti-tni-wujud-cinta-nkri/).

Proses perencanaan karya bakti skala besar diprogramkan secara bottom up planning untuk daerah tertinggal, terpencil, perbatasan, pulau-pulau kecil terdepan, perkotaan yang belum tersentuh oleh pembangunan yang kumuh, atau daerah lain yang terkena bencana. (Sumber: https://jejakrekam.com/ 2019/02/08/karya-bakti-tni-metode-membantu-percepatan-pembangunan-wilayah/)

Kehadiran TNI dalam Karya Bakti tersebut sebagai bagian dari kepedulian TNI terhadap pembangunan.

Karya bakti bertujuan untuk membangun soliditas dan sinergitas prajurit TNI dengan aparat pemerintah serta komponen masyarakat lainnya guna mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini terbina baik. Program Karya Bakti TNI merupakan implementasi nyata kebersamaan TNI-AD dalam program percepatan pembangunan di wilayah teritorial Kodim 1707/Merauke, serta untuk membangun soliditas dan sinergitas antara prajurit TNI-AD dengan aparat pemerintah serta komponen masyarakat yang selama ini sudah terbina dengan baik, akan lebih baik lagi. Tentunya melalui karya bakti ini akan mengembalikan ciri khas masyarakat Indonesia yang gotong royong, saling membantu dan kerja sama demi kepentingan umum sehingga TNI kuat bersama rakyat bukan hanya sekedar slogan, namun nyata dilaksanakan. Karya bakti TNI tersebut berlangsung sederhana dan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat mengingat situasi saat ini dalam keadaan pandemi Covid-19.

Karya Bakti bersama masyarakat merupakan wujud implementasi salah satu butir dari Delapan Wajib TNI, yang berbunyi menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. (Sumber: https://kodam17cenderawasih-tniad.mil.id)

“Kami dan Bapak Bupati berharap bahwa dengan adanya karya bakti ini dapat meningkatkan taraf kehidupan dalam hal ekonomi maupun kesehatan, sehingga masyarakat yang berada di Kampung Meda tidak terlalu tertinggal jauh dengan masyarakat yang ada di Kepi”, tegas Dandim 1707/Merauke mengakhiri wawancara singkat dengan jurnalis portal.mappikab.go.id.

KARYA BAKTI KODIM 1707/MERAUKE DI KAMPUNG MEDA

Program Karya Bakti Kodim 1707/Merauke Tahun 2020 di Kampung Meda Distrik Assue

MAPPI – Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu, Selasa 18 Agustus 2020 melakukan kunjungan kerja ke Kampung Meda Distrik Assue. Kunjungan tersebut dalam rangka peninjauan pembangunan 20 unit perumahan semi permanen Program Karya Bakti Kodim 1707/Merauke Tahun 2020.

Kedatangan Bupati ke Kampung Meda disambut cukup antusias oleh masyarakat dengan tari-tarian dan pemakaian atribut adat. Setelah itu, Bupati bersama masyarakat meninjau satu persatu perumahan yang sudah selesai dibangun.

Program Karya Bakti TNI merupakan implementasi nyata kebersamaan TNI-AD dalam program percepatan pembangunan di wilayah teritorial Kodim 1707/Merauke, serta untuk membangun soliditas dan sinergitas antara prajurit TNI-AD dengan aparat pemerintah serta komponen masyarakat yang selama ini sudah terbina dengan baik, akan lebih baik lagi. Tentunya melalui karya bakti ini akan mengembalikan ciri khas masyarakat Indonesia yang gotong royong, saling membantu dan kerja sama demi kepentingan umum sehingga TNI kuat bersama rakyat bukan hanya sekedar slogan, namun nyata dilaksanakan. Karya Bakti TNI tersebut berlangsung sederhana dan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat mengingat situasi saat ini dalam keadaan pandemi Covid-19.

Ketua RW Kampung Meda Hemoniaso Medahisama mengucapkan terima kasih kepada Bupati Mappi dan anggota dari Kodim 1707/Merauke yang telah mengorbankan tenaga dan memberikan bantuan 20 unit perumahan kepada masyarakat Kampung Meda.

“Kepada Bapak-bapak TNI yang sudah mengorbankan tenaga untuk membantu masyarakat Meda membangun perumahan ini saya ucapkan terima kasih. Saya dan masyarakat sangat senang bisa bekerja sama dengan TNI dalam proses pembangunan perumahan ini terlebih lebih hari ini bapak Bupati sudah datang ke kampung kami. Kami tidak bisa memberikan apa-apa kepada semua pihak yang sudah terlibat membantu masyarakat Kampung Meda. Semoga semua yang sudah membantu kami doakan diberi kesehatan, umur panjang dan semua pekerjaan yang bapak-bapak lakukan bisa berjalan dengan lancar ”, imbuh Hemoniaso Medahisama.

SAMBUT 1 MUHARAM 1442 H, HKJM GELAR SARASEHAN KEMERDEKAAN HUT KE-75 RI

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mappi Yohanes Kristotomus Dhendi, S.Pd.K. turut hadir dalam kegiatan Peringatan 1 Muharam 1442 H

MAPPI – Himpunan Kerukunan Jawa Madura (HKJM) Kabupaten Mappi, Rabu 19 Agustus 2020 menggelar kegiatan Peringatan 1 Muharam 1442 Hijriah dan Sarasehan Kemerdekaan dalam rangka HUT ke-75 RI. Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat HKJM Km. 5 Kepi dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mappi dan Keluarga Besar HKJM yang ada di Kepi.

Dalam sambutannya, penasehat HKJM Radi Suyoto, S.Sos. mengatakan bahwa Tahun Baru Islam 1 Muharam 1442 H adalah momentum bagi kita untuk melakukan introspeksi diri terhadap apa yang telah dikerjakan tahun-tahun sebelumnya, sehingga ke depannya kita semua bisa memperbaiki sikap maupun program kerja organisasi.

“Dengan momen Tahun Baru Islam ini marilah kita sama-sama memperbaiki iman dan takwa agar terhindar dari segala hal-hal yang tidak baik bagi kita maupun organisasi,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Radi Suyoto menjelaskan bahwa HKJM yang ada di Kabupaten Mappi sudah berusia 16 tahun dan merupakan umur yang sudah mulai dewasa. Untuk itu mari tingkatkan persatuan dan kesadaran kita dalam berorganisasi.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mappi Yohanes Kristotomus Dhendi, S.Pd.K. yang akrab disapa Kristo, mengucapkan terima kasih atas undangan ini sehingga kita dapat berkumpul pada malam hari ini. Pada tahun ini peringatan 1 Muharam hampir bersamaan dengan peringatan HUT ke-75 RI. Inilah momentum dimana kita semua diberi kesempatan untuk merenung dan merefleksikan mengapa dua peristiwa ini hampir bersamaan diperingati dan dirayakan.

“Kembali kepada soal semangat perubahan atau perpindahan, untuk semua yang hadir di sini adalah warga dari Jawa dan Madura. Kita hijrah atau pindah dari kampung halaman kita ke tempat ini untuk hidup bersama-sama dengan saudara-saudara kita baik yang asli papua dan saudara-saudara kita dari seluruh suku dan bahasa yang ada di Nusantara ini dari Sabang sampai Merauke.

Dengan latar belakang profesi apapun yang ada diri kita, hendaknya memberi sebuah perubahan ataupun kontribusi positif bagi sebuah peradaban di Kabupaten Mappi ini. Mari kita memberikan sumbangsih agar Kabupaten Mappi bisa lebih maju lagi. Ketika kerukunan dan suasana yang harmonis dibangun bersama, maka apapun yang ingin kita lakukan di daerah ini bisa berjalan dengan baik, dengan aman dan sejahtera karena tidak ada satupun yang ingin hidup penuh dengan kecemasan.

Mari kita jaga kebersamaan dalam keberagaman ini, kerukunan internal umat beragama, kerukunan antar umat beragama dan juga umat beragama dengan pemerintah,” ujar Kristo mengakhiri sambutannya.

HUT KE-75 RI, BUPATI MAPPI: ISI KEMERDEKAAN DENGAN PRESTASI DAN KERJA KERAS

Upacara Peringatan Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia di halaman Qhaindau Uri Jalan Bawape Kepi, Kabupaten Mappi

MAPPI – (17/08/2020) Pemerintah Kabupaten Mappi menyelenggarakan Upacara Peringatan Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia di halaman Qhaindau Uri Jalan Bawape Kepi. Bertindak sebagai Komandan Upacara Iptu Jumari,  jabatan Wadanki 2 Batalyon D Pelopor Mappi dan bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Wakil Bupati Mappi, Ketua DPRD Kabupaten Mappi, Kapolres Mappi, Danki Brimob, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua Tim Penggerak PKK. Sedangkan peserta upacara terdiri dari anggota TNI, Polri, Brimob, Satpol PP, Kepala Kampung, dan siswa-siswi SMP paduan suara.

Pada masa pandemi Covid-19, upacara tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain peserta terbatas, panitia juga menerapkan protokol kesehatan, para undangan dan peserta upacara diwajibkan menggunakan masker.

Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu saat diwawancarai jurnalis portal.mappikab.go.id mengatakan, “Sehubungan dengan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia, kami Pemerintah Kabupaten Mappi berharap bahwa Aparatur Sipil Negara, TNI, Polri, dan seluruh masyarakat Kabupaten Mappi dapat menyatukan hati, pikiran, dan semangat untuk mengisi HUT ke-75 Republik Indonesia dengan pembangunan, pikiran yang bijaksana, kreatif, dan inovasi. Harapan saya perpaduan antara pemerintah, budaya dan agama akan semakin memperkokoh keutuhan kebangsaan dengan menghargai setiap jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Kita berharap bahwa setiap kemerdekaan kita isi dengan kerja keras sehingga bisa menjadi orang yang mandiri, kuat dan maju”.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia HUT ke-75 RI Budi Margono, S.T. ,MM. menjelaskan, “Saya selaku Ketua Panitia mengucapkan Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia, untuk tahun ini pelaksanaan upacara di Kabupaten Mappi tidak semuanya bisa mengikuti dikarenakan protokol kesehatan pandemi Covid-19 dan juga ada pemberitahuan dari Mensesneg yang mengatur tentang jalannya upacara di kabupaten dan di daerah-daerah. Oleh karena itu upacara kita laksanakan dengan keadaan yang seminim mungkin untuk menghindari Covid-19. Harapan saya sebagai Ketua Panitia, pandemi Covid-19 ini segera berlalu sehingga Upacara Peringatan Ulang Tahun RI yang akan datang bisa berjalan dengan normal”.

SEMARAK HUT KE-75 RI, BENDERA MERAH PUTIH UKURAN 75 METER TERBENTANG DI MAPPI POS

Kegiatan Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 75 meter di Mappi Pos Sungai Digoel Distrik Edera

MAPPI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Mappi bersama Kompi 2 Batalyon D Pelopor Mappi, Sabtu 15 Agustus 2020 menggelar kegiatan Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 75 meter di Mappi Pos Sungai Digoel Distrik Edera. Acara tersebut dilaksanakan untuk pertama kalinya dalam sejarah, tanpa mengabaikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Pembentangan Bendera Merah Putih yang dilaksanakan di Kampung Hasto Distrik Bamgi disambut cukup antusias oleh masyarakat yang hadir dengan tari-tarian adat karena kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Mappi. Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu saat memberikan pengantar kebangsaan mengatakan bahwa pembentangan bendera yang akan kita laksanakan ini memberikan pesan kepada semua orang yang ada di tanah Mappi bahwa tempat, daerah, sungai, dan wilayah ini juga menjadi suatu bagian dari catatan sejarah Bangsa Indonesia yang mungkin belum tertulis secara resmi.

“Makna 75 tahun Indonesia merdeka di tempat ini memberikan kita kenangan bahwa Pemerintah Belanda pernah ada di tempat ini serta keterlibatan orang Mappi dalam menjaga keutuhan bangsa ini”, ungkap Bupati Mappi.

75 tahun Indonesia merdeka adalah waktu yang cukup panjang dalam membangun dan mengisi kemerdekaan. Oleh karena itu, kita sebagai anak Mappi harus tumbuh, bekerja keras dan belajar sehingga dari waktu ke waktu akan mendapatkan generasi yang lebih cerdas untuk mengubah kehidupan di setiap kampung, dusun, distrik dan kabupaten.

Kita sebagai anak-anak bangsa harus mengenang seluruh jasa pengorbanan setiap orang tua yang hidup, lahir, besar sekaligus menjaga dan menyusuri sungai serta hutan yang ada di sini agar kita selalu menjalani hidup dengan kebersamaan, persahabatan dan kasih sayang yang tulus.

Lebih lanjut, Bupati Mappi juga mengajak kepada seluruh anak-anak untuk belajar dengan baik agar ke depannya dapat mengembangkan tempat bersejarah ini sebagai sarana wisata dengan pola yang lebih terstruktur dan menonjolkan nilai-nilai kebangsaan.

“Semoga dengan pembentangan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-75 dapat memberikan pesan nilai kebangsaan sekaligus mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan kita untuk hidup damai di Kabupaten Mappi ini”, ujar Kristosimus Yohanes Agawemu mengakhiri sambutannya.

PIMPIN APEL BULANAN KORPRI, BUPATI MAPPI: MOMEN 17 AGUSTUS MILIK SEMUA ORANG

Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu memimpin Apel Bulanan Korpri

MAPPI – Senin 03 Agustus 2020, Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu memimpin Apel Bulanan Korpri yang dilaksanakan di Halaman Qhaindau Uri Jl. Bawape Kepi. Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Mappi, Sekretaris Daerah, dan diikuti para Kepala OPD, segenap pejabat Eselon III dan IV, staf Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Kontrak Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mappi.

Saat memberikan amanat, Bupati menjelaskan bahwa kegiatan upacara 17 Agustus akan dilaksanakan dengan jumlah peserta upacara yang terbatas. Oleh karena itu, perlu dukungan dari Aparatur Sipil Negara untuk mensosialisasikan serta memberi arahan kepada masyarakat untuk menghentikan seluruh aktivitas pada momen detik-detik proklamasi tanggal 17 Agustus nanti.

“Kita perlu mengambil bagian untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa momen 17 Agustus tidak hanya milik Aparatur Sipil Negara, TNI dan Polri tetapi milik semua orang. Selain itu, Kementerian Lembaga baru saja memberikan dukungan kepada kami di daerah. Untuk itu semangat dan niat dari setiap aparatur sangat diperlukan, karena kita harus bisa menyatukan kekuatan dan kemampuan yang dimiliki sehingga pelaksanaan pembangunan di daerah ini dari waktu ke waktu menjadi lebih baik. Jadi, sumbangsih pikiran dan kreativitas dalam merumuskan program kegiatan harus lebih  diefisiensikan sehingga bisa tepat sasaran dan bermanfaat kepada masyarakat dalam skala besar”, ungkap Bupati.

Pada kesempatan itu pula, Bupati Mappi menyampaikan tentang pengumuman penerimaan pegawai dan situasi yang terjadi beberapa hari yang lalu. Saat ini aktivitas dan pelayanan teman-teman di Sekretariat Daerah dan Kepegawaian terganggu, sehingga untuk koordinasi dan komunikasi terkait proses kerja akan disampaikan lebih lanjut. Berkaitan dengan situasi tersebut, maka seluruh pegawai dan semua staf ASN maupun Pegawai Kontrak Daerah tidak perlu terjebak dengan dinamika itu. Kita semua harus tetap mengambil bagian untuk melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya di setiap Dinas Badan dan Kantor sesuai dengan penjadwalan masuk kantor dan protokol kesehatan sehingga segala urusan dalam bentuk-bentuk pelayanan dapat dijalankan.

Bupati menegaskan, “Saya akan memberikan pemahaman kepada seluruh pegawai untuk dilanjutkan ke sanak saudara dan keluarga yang lain termasuk informasi di berbagai media yang tidak benar Berdasarkan hasil formasi, saya akan jelaskan tentang posisi formasi kita dan nanti untuk bisa diluruskan bahwa formasi yang kita lakukan sesungguhnya seperti apa. Jumlah formasi kita kurang lebih 403 itu yang pemerintah pusat berikan kepada kami dari permintaan awal 700. Dari pendaftar tes CPNS sebanyak 4.000 lebih tapi setelah seleksi pemberkasan yang lolos administrasi sebanyak 2.674 peserta. Lalu jumlah formasi yang lulus sekitar 394 formasi, dari 403 formasi ada 9 formasi yang oleh anak- anak kita tidak ambil, kenapa formasi itu tidak diambil itu kembali ke peserta, sehingga yang lulus untuk formasi Papua kurang lebih 271 peserta, lalu untuk pelamar umum atau saudara-saudara  non OAP yang lulus sebanyak 82 peserta. Lalu formasi yang harus kita perlu perjelas di sini adalah formasi yang non OAP itu kurang lebih 48 formasi yang diambil itu di formasi guru karena anak-anak kami belum ada yang punya ijazah guru IPA, guru Matematika, guru Fisika, guru PKN lalu di bidan terampil, perawat terampil dan penyuluh kesehatan masyarakat itu anak-anak kami golongan ijazahnya tidak ada, karena kita butuh dari sisi pelayanan maka tetap diberi ruang untuk saudara-saudara kita yang lain. Sedangkan untuk formasi Papua awalnya SMA/SMK itu kita dapatkan 45 formasi tapi setelah saya minta untuk diberi ruang untuk OAP maka diberi ruang menjadi 98, berarti ada sekitar 53 formasi lagi yang diberikan kepada kami untuk yang SMA. Jadi jika kita akumulasi presentase itu, karena formasi 9 itu tidak diambil maka formasi kita adalah 70 persen untuk OAP dan 30 persen untuk saudara saudara yang lain”, pungkas Beliau.

“Itu informasi resmi pemerintah dan mohon diluruskan kepada semua orang supaya bisa dipahami dan diletakan permasalahan dengan baik dan benar”, tegas Bupati mengakhiri sambutannya.

KUNJUNGAN WAKIL BUPATI MAPPI KE CABANG TIGA MAPPI POS

Wakil Bupati Mappi melakukan kunjungan ke Cabang Tiga Mappi Pos Distrik Bamgi.

MAPPI – Dalam rangka persiapan kegiatan Bentang Bendera Merah Putih sepanjang 75 meter, Wakil Bupati Mappi Jaya Ibnu Su’ud, S.T., Selasa 11 Agustus 2020 melakukan kunjungan ke Cabang Tiga Mappi Pos Distrik Bamgi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan bahwa tujuan kedatangan kami adalah untuk mengecek persiapan kegiatan tanggal 15 Agustus nanti. Kami berharap persiapan ini sudah dipersiapkan secara maksimal agar semua dapat berjalan dengan baik hingga kegiatan tanggal 15 nanti.

Maksud dan tujuan dari kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus nanti yakni bagaimana kita menerapkan nilai-nilai kebangsaan, bagaimana penghayatan kita terhadap bangsa, dan bagaimana kehadiran negara di tempat ini untuk memberikan pelayanan kepada rakyat. Karena apapun status dan jabatan kita, kita adalah rakyat dan bangsa Indonesia.

Lebih lanjut Wakil Bupati berterima kasih kepada masyarakat Cabang Tiga Mappi Pos karena telah memberikan izin menggunakan tempat untuk melaksanakan acara dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75. Momentum ini juga dalam rangka untuk mempererat hubungan kita sesama anak bangsa.

 “Saya berharap catatan-catatan sejarah di tempat ini wajib kita sampaikan secara tertulis, tidak hanya sekedar cerita dan informasi agar cerita sejarah ini tidak akan putus”, ujar Wakil Bupati.

Kegiatan ini haruslah menjadi bukti sejarah yang wajib kita sampaikan kepada pimpinan di Jakarta karena tempat ini mempunyai nilai sejarah bagaimana memperebutkan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari tangan penjajah 75 tahun yang lalu. Sehingga bisa mendapat perhatian untuk mengembangkan tempat ini, yang sebenarnya sangat indah untuk dikelola, ditata dan bisa dijadikan obyek wisata, obyek budaya dan obyek sejarah.

“Saya harap kerja sama warga masyarakat di tempat ini dengan aparat Kepolisian dan TNI bisa menyukseskan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus nanti”, ujar Jaya Ibnu Su’ud, S.T. menutup sambutannya.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Mappi mewakili Pemerintah Daerah juga memberikan bantuan berupa 1 buah mesin sensor dan satu set mesin ketinting kepada perwakilan masyarakat Cabang Tiga Mappi Pos.

VOKAL GRUP SD YPPK SANTA DOMINIKA KOGO MAPPI JUARA PGSC SE-PAPUA

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi Dra. Maria Goreti Letsoin, M.Pd.

MAPPI-(09/08/2020) Dalam rangka menyambut kegiatan Hari Masyarakat Adat Sedunia, Bentara Papua menggelar Papua Green Sound and Culture (PGSC) ke-2 dengan tema “Musik Dari Rumah Untuk Alam Dan Budaya Papua”. PGSC adalah salah satu gagasan Bentara Papua yang berfokus kepada anak muda. Kegiatan ini lebih ditekankan bagi anak muda untuk lebih meningkatkan kreativitas. Kegiatan ini dilakukan dua tahun sekali yang diikuti oleh berbagai daerah dari Papua dan Papua Barat dengan tujuan menyuarakan perlindungan alam Papua. (Sumber: bentarapapua.org)

Terkait keikutsertaan VG. SD YPPK Santa Dominika Kogo Mappi, Dra. Maria Goreti Letsoin, M.Pd. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi mengatakan, ”Saya sangat memberi apresiasi kepada para Guru Penggerak Daerah Terpencil (GPDT) khususnya di Kampung Kogo dan saya pikir ini adalah bagian dari tanggung jawab dimana anak-anak itu tidak hanya dibina secara akademis dan intelektual tetapi juga ada kegiatan pengembangan diri dan ini juga bagian dari pembentukan karakter tapi juga pelestarian dan budaya pengembangan anak-anak punya potensi dan talenta.“

“Jadi saya pikir pendidikan itu mempersiapkan anak untuk hidup hidupnya kelak, mereka bisa mengolah secara akademik tetapi juga bisa menjadikan kelebihannya sebagai modal hidupnya ke depan. Anak-anak kita di Mappi pada khususnya Orang Asli Papua (OAP), mereka ini adalah anak-anak yang masih begitu alami dan polos, mereka berkembang dengan kekayaan alamnya dan kita bisa dengar sendiri mereka memiliki suara yang sangat khas dan alami. Dan saya pikir mereka perlu didampingi dan dibina. Bapak dan ibu guru GPDT selain kita hadirkan ada di sekolah-sekolah, salah satu tugas mereka adalah bagaimana mereka mengawal anak-anak ini dalam rangka pembinaan ekstrakurikuler. Dan pembinaan atau aktifitas ini sangat positif sekaligus membentuk potensi anak-anak di Kabupaten Mappi.”

Beliau memberikan apresiasi dengan digelarnya kegiatan Papua Green Sound and Culture, dalam rangka Hari Masyarakat Adat Sedunia, dan walaupun digelar saat pandemi Covid-19 tetapi kreatifitas tetap dibangun sehingga hal positif ini sangat membantu sekali anak-anak untuk bisa tetap mengekspresikan diri mereka. Ini menjadi rangsangan stimulan untuk teman-teman guru yang lain, dan tampilan ini juga menunjukkan bahwa anak-anak Mappi memiliki bakat atau potensi diri yang harus kita gali bersama. “Terima kasih untuk bapak ibu guru yang sudah hadir di kampung-kampung bukan hanya mengajar, tetapi juga melatih anak-anak supaya mereka bisa mengembangkan talenta”, ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi.

Pada kesempatan itu pula, Ama Nuba Lamablawa selaku Pencipta lagu “Putra-Putri Papua” mengatakan, “Awalnya kami melihat brosur di media sosial dan akhirnya saya dan teman-teman sepakat untuk ikut kegiatan ini.  Pihak penyelenggara dari Kota Manokwari. Awal saya bentuk vokal grup ini bukan untuk mau menunjukan siapa yang terbaik tetapi saya hanya punya tujuan ingin membentuk mental anak-anak supaya pada saat tampil di depan umum dan orang banyak tidak grogi dan tidak takut lagi. Dan puji syukur kepada Tuhan saya sangat senang sekali anak-anak kami bisa menjuarai kegiatan ini. Dan saya mau menyampaikan kepada semua pihak bahwa talenta anak-anak di pedalaman sangat luar biasa. Jadi harapan saya, kita harus lebih kreatif dalam membimbing dan menggali potensi anak-anak di pedalaman”, ujarnya menutup wawancara dengan jurnalis portal.mappikab.go.id.